Mobil Bekas
Pasang Iklan Rumah
ads ads ads ads

Video: Aksi Kekerasan Siswi SMP Lampung

Ini benar-benar tindakan yang tidak semestinya dilakukan siapapun, apalagi oleh siswi sekolah.

Dalam video berdurasi 15 menit 17 detik yang didapat VIVAnews, seorang siswi lebih besar, berpakaian hitam, terlihat berkali-kali menampar korban mengenakan seragam SMP. Rentetan caci maki ke luar dari mulutnya. Pelaku juga menjambak, menendang, menampar, dan menarik dasi seragam korban.

Sementara, sejumlah murid berseragam SMP --mirip dengan korban, juga ikut-ikutan melakukan kekerasan. Korban terlihat tak berdaya. Dia hanya bisa berdiam dan menuruti kata si pelaku.

 Kabar ini cepat beredar di Lampung. Akhirnya diketahui bahwa pelaku dan korban merupakan siswi SMPN 16 Bandar Lampung dan satu murid SMA di Bandar Lampung. Saat ditemui, pihak sekolah berkenan memberikan penjelasan.

Menurut Humas SMPN 16 Bandar Lampung, Sahril, siswi yang mengalami penyiksaan memang benar siswi sekolahnya. "Benar siswi itu adalah siswi kami. Sedangkan pelaku penyiksaan adalah teman sekelasnya dibantu oleh orang lain yang diduga murid sebuah SMA di Bandar Lampung," kata Sahril saat ditemui VIVAnews.com di kantornya.

Keberadaan kedua video itu diketahui setelah guru menyita telepon selular milik siswi yang menyiksa. "Pihak sekolah telah mengeluarkan siswi yang melakukan penganiayaan itu, yakni Ml (yang melakukan penamparan dan pemukulan) dan Dn (yang merekam)," kata Sahril.

Lihat Videonya 

More →

Video Mesum SMP dan SMK Turen Malang, Siswa SMP Jadi Sutradara Film Porno

  Seorang siswi sebuah SMP swasta di Turen Kabupaten Malang mencoba menjadi sutradara sekaligus kamerawan. Yang bikin heboh, jenis filmnya porno dengan pemain sepasang teman sekolah si sutradara.

Di awal video berdurasi 19 menit 38 detik itu, terlihat pemeran pria dan wanita berada dalam sebuah kamar sedang melakukan adegan yang seharusnya hanya patut dilakukan oleh pasangan suami istri.

Pemeran pria, dalam melakukan adegannya masih mengenakan seragam sekolah, sedangkan pasangan perempuannya sudah dalam kondisi setengah telanjang dan hanya mengenakan rok Pramuka. Dalam adegan-adegan selanjutnya, pemeran perempuan itu bahkan tak mengenakan selembar pakaian pun di tubuhnya.

Belakangan diketahui bahwa pemeran pria dalam adegan itu adalah VB, alumnus SMK Turen yang lulus, Mei 2011 silam. Sedangkan si perempuan adalah PL, siswi SMP Bhakti. Video yang diberi judul sesuai dengan nama masing-masing pemerannya itu rupanya direkam menggunakan kamera ponsel oleh seorang remaja perempuan yang nampaknya adalah rekan mereka sendiri. Hal ini bisa dipastikan sebab dalam merekam adegan kedua temannya, perempuan itu sesekali mengeluarkan instruksi kepada teman wanitanya untuk melakukan ini dan itu. Terkesan, si sutradara tidak sabar dengan adegan yang bertele-tele.
“Cepetan selak onok wong (Cepetan keburu ada orang),” demikian celoteh si sutradara.

Kepastian itu juga muncul pada akhir-akhir video, saat perempuan tersebut pada akhirnya merekam wajahnya sendiri dengan kamera yang sama. Dari penampakan itu, diduga kuat, gadis berkulit gelap dan berpipi tembem itu teman sekolah si pemeran cewek. Ini dilihat dari seragam pramuka yang dia kenakan.

Meski begitu, identitas si perekam belum bisa dipastikan, karena belum satu pun, baik siswa maupun guru SMP yang bersangkutan, yang mengonfirmasi identitasnya. Namun dari percakapan yang tertangkap menunjukkan bahwa cewek tembem itu bertindak sebagai kamerawan sekaligus sutradara.

Dari gambar yang terekam, terlihat lokasi pengambilan gambar itu adalah sebuah rumah, bukan hotel seperti umumnya video porno amatiran. Sedangkan dari kualitas gambar, mereka menggunakan ponsel dengan kamera berkemampuan rendah, karena banyak gambar kabur, terutama ketika berpindah-pindah lokasi. Namun rekaman itu cukup jelas menggambarkan wajah kedua pemain dan sutradaranya.

Namun karena pada saat melakukan adegan tersebut ia masih berseragam, maka kuat dugaan bahwa aksi itu dilakukan VB, sebelum ia lulus sekolah. Hal tersebut dibenarkan oleh kepala sekolah SMK Turen, Winarko ST yang ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (19/9).

”Dari yang sudah kami cek, bisa kami simpulkan bahwa pemeran pria dalam video porno itu adalah salah seorang alumnus sekolah ini yang lulus bulan Mei kemarin, dia dari jurusan Otomotif,” ujar Winarko.

Ditambahkan Winarko, VB adalah mantan siswanya yang dalam data milik sekolah tercatat sebagai warga Desa Rembun, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.

Sekalipun mengakui bahwa pria berinisial VB itu pernah bersekolah di sana, Winarko mengaku baru mengetahui keberadaan video tersebut pada awal September, setelah diberitahu oleh seorang staf humasnya.

”Staf humas saya itu tahu setelah ada kenalannya, seorang pegawai pom bensin yang mengatakan bahwa ada video porno yang diperankan oleh seorang murid sini,” tambah Winarko.

Winarko juga tak tahu pasti kapan video itu dibuat dan tersebar. Namun dari seragam sekolah yang dikenakan VB, ia menduga bahwa adegan dilakukan sebelum kelulusan siswa. ”Seragam yang ia pakai itu seragam kebesaran sekolah ini setiap Jumat dan Sabtu, tapi mulai tahun ajaran baru ini sudah kami ganti dengan model seragam lainnya,” bebernya.

Karena VB telah lulus dan menerima ijazah, Winarko mengaku tak bisa melakukan apa-apa untuk memberikan sanksi atas perbuatan VB yang telah mencemarkan nama sekolah.

 ”Karena dia sudah lulus, urusannya kami serahkan ke pihak kepolisian. Kami sendiri nggak bisa memberikan sanksi apa-apa. Paling-paling yang bisa kami lakukan hanya mempersulit proses legalisasinya aja,” pungkas Winarko.

Sementara itu, diketahui pula bahwa pemeran wanita dalam video tersebut memiliki inisial PL, salah seorang siswi SLTP Bhakti yang bangunannya berada dalam satu kompleks dengan SMK Turen.

Saat wartawan berusaha menemui Kepala Sekolah SLTP Bhakti, Wahyu Priyo Sancoko untuk meminta konfirmasi terkait kebenaran informasi bahwa PL adalah pelajar sekolahnya, Priyo sedang tidak ada di tempat. Namun seorang guru piket bernama Irfan membenarkan bahwa pemeran perempuan dalam video itu adalah mantan anak didik SLTP Bhakti yang telah dikeluarkan oleh pihak sekolah.

”Memang benar anak perempuan itu pernah sekolah di tempat ini, tapi dia sudah dikeluarkan,” beber Irfan.

Dikeluarkannya PL dari sekolah, menurut Irfan, bukan karena beredarnya video tersebut, namun karena ia suka membolos selama berhari-hari.

”Dia itu warga Desa Sanggrahan, Bululawang yang sebelumnya bersekolah di SMPN 2 Bululawang. Dia dikeluarkan dari sekolah sini karena suka bolos sampai berhari-hari. Kapan dia dikeluarkan, itu yang tahu pak kepala sekolah. Jadi kalau untuk urusan video, sudah nggak ada hubungannya lagi dengan pihak sekolah,” tegas Irfan.

sumber
More →

Video Hot Ciuman Alyssa Soebandono dengan Desta

Jakarta Banyak yang menyayangkan sikap artis Alyssa Subandono yang menganggap video ciumannya dengan Desta adalah hal biasa. Alhasil dalam beberapa komentar di internet, ia pun diminta agar tak main film religi lagi.

"Di TV pakai jilbab. Kalau nggak sanggup jaga peran di TV nggak usah berani terima kerjaan main di film religi," tulis seorang anggota forum. "Jangan coba-coba main film religi lagi!! Munafik anda!!," tulis yang lain menimpali.

Banyaknya masyarakat yang protes lantaran Alyssa selama ini memang dikenal kerap membintangi sinetron-sinetron bernuansa religi. Diantaranya 'Aisyah', 'Pintu Hidayah', serta 'Anak Cucu Adam'.

"Taunya masyarakat umum Si Alyssa ini kan cewek alim, kalem, bersahaja seperti penampilannya di TV. Jelaslah orang pada kaget pas liat video ini," tulis seseorang lewat akun Youtube-nya.

Meskipun begitu, tak sedikit pula yang membela Alyssa di internet. Mereka beranggapan bahwa video ciuman itu merupakan hal yang wajar antar sepasang kekasih.

"Sorry kalo menurut gue sih biasa aja kali begitu, toh cuma ciuman (yang ada di video) kan, nggak sampe begituan. Jangan bilang orang nggak suci kalo sendirinya belum 100 persen suci," tulis seorang anggota. "Artis juga manusia kali. Itu video wajar aja kok," tulis yang lainnya.

Video itu kini menjadi pro dan kontra. Ada yang mengatakan wajar dan ada pula yang menganggap video itu bertentangan dengan budaya Indonesia. Bagaimana menurut anda?


More →

Silahkan Masukkan Email Anda untuk Berlangganan Gratis Artikel Blog Bimantara: